Akhir Masa Jabatan, Pengamat Sarankan Pemerintah Tak Buat Kebijakan Strategis

oleh -15 views
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah (Beritasatu.com/Teguh Adi Prasetyo)

Porostimur.com, Jakarta – Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menyarankan agar pemerintah saat ini tidak mengeluarkan kebijakan strategis yang berpotensi membebani pemerintahan selanjutnya. Menurutnya, pemerintah sebaiknya fokus menyelesaikan program-program kerja yang belum atau sedang berjalan daripada membuat kebijakan baru yang mungkin akan menjadi beban bagi pemerintahan berikutnya.

“Pada masa akhir pemerintahan ini, seharusnya tidak ada kebijakan strategis yang dibuat,” kata Trubus kepada Beritasatu.com, dikutip Selasa (18/6/2024).

Menurutnya, 1 tahun sebelum masa jabatan berakhir, semua kementerian dan lembaga harus fokus menyelesaikan tugas-tugas mereka, sehingga pemerintahan berikutnya tidak dibebani oleh program kerja yang belum selesai, kecuali untuk program yang sifatnya berkelanjutan seperti program strategis nasional.

Baca Juga  KPK Sita 3 Bidang Tanah Milik Muhammad Thariq Kasuba di Cikarang Senilai Rp2 M

Trubus juga menyoroti kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tentang rencana pemberian bantuan sosial (bansos) untuk keluarga pelaku judi online yang menjadi korban. Menurutnya, kebijakan ini perlu dievaluasi kembali.

“Menteri PMK mengusulkan bantuan sosial bagi mereka yang bangkrut karena judi online. Menurut saya kebijakan ini tidak tepat dan dapat menimbulkan keresahan di masyarakat pada akhir masa jabatan pemerintahan,” lanjut Trubus.