“Tanpa adaptasi teknologi, pelaku usaha kita akan kesulitan bersaing di pasar ASEAN maupun Eropa,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Al-Qassam Kasuba mengajak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pelaku swasta, dan lembaga keuangan untuk bersinergi dalam menyusun insentif fiskal serta kemudahan perizinan.
“Dengan langkah tegas dan merakyat, saya optimis Maluku Utara mampu menjadi pusat ekspor beragam komoditas bernilai tinggi dan berkelanjutan,” tutup Al-Qassam. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









