Ambon Undercover: Geliat Prostitusi Online di Tengah Pandemi via Aplikasi MiChat

oleh -1,141 views

Porostimur.com | Ambon: Praktik prostitusi daring atau online yang menawarkan jasa pemesanan melalui jejaring sosial MiChat tampaknya marak di tengah pandemi Covid-19.

Saat pemerintah Kota Ambon tengah berjuang keras melawan Covid-19, praktik prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat justru marak di kota musik dunia yang berjuluk manise ini.

Dalam senyap, bisnis prostitusi berbalut aplikasi MiChat tumbuh begitu subur di kota ini. Dengan bermodalkan ponsel pintar, mereka yang ingin menjadi bunga latar, kini bisa melakukan transaksi tanpa harus memiliki perantara, germo atau muncikari.

Mereka bahkan tidak butuh lokalisasi semacam Tanjung Batumerah yang sudah ditutup oleh pemerintah kota Ambon beberapa waktu silam.

Panggung persundalan berbalut aplikasi MiChat, ibarat fenome gunung es. Tampak terlihat begitu kecil, namun sedianya menyimpan banyak praktik pelacuran.

Baca Juga  Pemkab Halbar Angkat 2.681 ASN Sejak 2021, Ribuan Putra Daerah Jadi PNS dan PPPK

Yang membuat dada cukup berdegup kencang dan geleng kepala, di balik bisnis senyap lintas dunia maya itu banyak dijalankan para perempuan yang masih berusia belasan tahun.

Tidak sedikit di antara belia itu masih menyandang status anak di bawah umur. Misalnya, dua orang remaja perempuan yang sama-sama masih berusia 16 tahun, Sisca dan Anggel.

No More Posts Available.

No more pages to load.