Ambon Undercover: Geliat Prostitusi Online di Tengah Pandemi via Aplikasi MiChat

oleh -1,336 views

“Kalau sekarang belum ada niat berhenti, tapi enggak tahu ya ke depan, soalnya dibilang capek ya saya akui capek juga kerja seperti ini,” pungkas dia menutup kisahnya kepada wartawan media ini.

Digandrungi ABG dan Mudah Mendapatkan Uang

Bisnis prostitusi berbalut aplikasi MiChat di kota ini , tidak hanya menyeret Sisca. Remaja lain yang juga masih berusia belasan tahun dan ikut dalam bisnis persundalan online itu, yakni Anggel. Di usianya yang masih begitu beliau, 16 tahun, dia telah menjajakan dirinya kepada para pria pemburu kupu-kupu malam.

“Awalnya saya dulu kabur dari rumah, dan ikut teman yang tinggal di penginapan, sesampainya di penginapan, ternyata teman saya itu cewek BO di MiChat, karena saat itu saya tidak ada uang, saya akhirnya ikut-ikutan,” ucap Anggel membuka obrolan dengan wartawan media ini.

Anggel yang masih duduk di bangku sekolah itu, mengaku baru beberapa bulan ikut menjajahkan dirinya kepada pria hidung belang. Berbeda dengan Sisca, Anggel berkata, hanya sesekali melayani para pria yang ingin menikmati tubuhnya.

Baca Juga  Gaji dan TPP PPPK Halmahera Timur Dipastikan Aman, Pemkab Klaim Fiskal Masih Sehat

“Enggak banyak, sehari kadang cuma sekali, yang penting saya megang uang saja,” ucapnya.

Dalam menjalankan praktik prostitusi online di MiChat, Anggel terbilang cukup tertutup. Dia bahkan semaksimal mungkin mencoba menutupi rapat-rapat setiap apa yang dia lakukan. Namun demikian, setiap di rumah, dia merasa tidak begitu nyaman. Kerap berselih paham dengan orang tua atau saudara yang lain.

No More Posts Available.

No more pages to load.