Ambon Undercover: Geliat Prostitusi Online di Tengah Pandemi via Aplikasi MiChat

oleh -1,335 views

Kepada media ini, Sisca tanpa sungkan mengakui, kalau dia memang menyewakan jasanya kepada para lelaki. Praktik menjajakan tubuh kepada pria hidung belang itu diakui perempuan berambut pirang itu telah cukup lama ditekuninya.

Untuk bisa mendapatkan jasa servis dari perempuan belia dengan kulit putih mulus itu, memang tidak murah. Untuk satu kali ajakan berkencan dan berhubungan layaknya suami istri, Sisca mematok tarif tidak kurang dari Rp800 ribu hingga Rp1 juta. Itu di luar ongkos penginapan atau hotel.

“Biasanya, awalnya saya tawarkan Rp1 juta ke atas, tapi kadang mereka (laki-laki) menawar, dan jatuhnya ke harga kesepakatan di Rp800 ribu,” ucap Sisca kepada wartawan Porostimur.com, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga  IRGC Klaim Serang Pangkalan AS di Yordania, Ketegangan Iran–AS Kian Memanas

Berpenghasilan Puluhan Juta

Tanpa rasa sungkan, Sisca bertutur, dia terjun ke dunia protitusi online berawal dari pergaulannya teman sebayanya dan lingkungan yang terbilang bebas, hingga akhirnya memberanikan diri untuk menjajakan tubuh moleknya.

“Awalnya sering ikut-ikut teman, jalan kemana-mana, tidur di hotel, kebetulan saat itu teman saya juga ada yang BO (booking out), lantaran melihat teman bisa punya uang banyak dari situ saya mulai ikut juga,” kisahnya.

Selain itu, faktor lain yang membuat Sisca terjun ke lembah gelap itu, tak terlepas dari perseolan keluarganya. Hal yang juga mencengangkan, Sisca berkata, kalau dirinya tumbuh dari lingkungan keluarga yang mapan Di mana, kedua orang tuanya cukup terpandang di daerah ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.