Wartawan: “Negeri kita terjepit di antara AS dan Tiongkok. Sementara pemerintahan PS tak punya strategi yang kredibel dan viable untuk merespons situasi sulit ini. Bagaimana tanggapan Bapak.”
Mulyono: “Kok tanya saya. Tanyakan pada presiden dong.”
Wartawan: “Presiden mengatakan Bapak adalah guru politiknya.”
Mulyono: “Kalau begitu tanyakan pada Menteri Buhlul Dahalia.”
Wartawan: “Kok tanya pada Buhlul?”
Mulyono: “Iya. Toh, nanti juga dia menanyakan pada saya.”
***
Evakuasi Palestina
Presiden AS Donald Trump melontarkan ide mengevakuasi atau merelokasi jutaan warga Palestina di Gaza. PM Israel Benjamin Netanyahu menyambut gagasan ini guna melenyapkan Palestina sebagai bangsa. Mesir dan Yordania, yang menjadi tujuan awal proyek ini, menolak meskipun ditekan Trump.
Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam juga menolak gagasan yang, menurut PBB, serupa dengan ethnic cleansing. Walakin, sekonyong-konyong pemerintahan Konoha menawarkan diri untuk menjadi penampung warga yang dihina itu. Pengamat melihat langkah PS ini sebagai barter dengan tarif Trump.
Media: “Mengapa Bapak bersedia mendukung relokasi Palestina dari Gaza, padahal negara-negara Arab dan Islam menolak?”
PS: “Kami hanya ingin membantu.”









