Anies Baswedan dan Kegairahan Rakyat Menghadirkan Pemimpin Sebenarnya

oleh -1 Dilihat

Oleh: Ady Amar, Kolumnis

PENCITRAAAN selalu jadi andalan nomor satu pemimpin nirprestasi, atau setidaknya minim prestasi. Bisa juga disebut pansos (panjat sosial). Berbagai cara dibuat untuk menutup kekurangan yang dipunya. Pansos jadi atraksi yang dikontenkan tiap hari. Menjadi hal biasa jika pagi hari konten sudah disuguhkan. Bermula dengan gowes seorang kepala daerah di jalanan kotanya. Tebar pesona sana-sini, sambil bagi-bagi selembar uang warna merah pada beberapa abang becak yang dijumpainya.

Layaknya Santa Klaus, menghampiri abang becak yang tengah duduk termangu, melamun menunggu penumpang yang tak juga memakai jasanya. Tiba-tiba dikagetkan serombongan pengendara sepeda, ia tergopoh duduk tegak lurus di becaknya sambil meraih selembar “azimat”, buat hidup sehari dua hari. Ia mengenal persis siapa orang yang memberinya. Matur nuwun, jawabnya dengan wajah sumringah.

Baca Juga  Inspektorat SBB Periksa 9 Anggota BPD Kairatu, BAP Dugaan Pajak Galian C Disebut Dilimpahkan ke Polres

Peristiwa itu tidak boleh dicukupkan berhenti di kotanya saja. Atau dicukupkan sampai di provinsi yang dipimpinnya. Tapi perlu diteruskan ke pelosok negeri, bahwa ia pemimpin berbaik hati berbagi pada warganya yang kurang beruntung. Maka, video bagi-bagi uang sambil bersepeda ria itu diviralkan. Tentu yang memviralkan bukanlah orang yang kebetulan menemuinya di jalan. Tapi memang sudah disiapkan, bagian dari tim kreator konten. Karenanya, penggarapannya tampak rapi.

No More Posts Available.

No more pages to load.