Porostimur.com, Ambon – Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dinilai menjadi momentum bersejarah bagi Provinsi Maluku. Anggota DPRD Maluku, Anos Yermias, menyebut dimulainya pembangunan fisik proyek migas raksasa tersebut merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Maluku itu, kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara di Saumlaki menjadi simbol kuat bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap proyek yang telah direncanakan selama lebih dari dua dekade tersebut.
Hadir dalam momentum itu antara lain Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, serta Panglima Komando Daerah Angkatan Laut (Kodamar) IX Ambon.
“Ini adalah tonggak sejarah bagi Maluku. Setelah melewati berbagai tahapan perencanaan, kajian, hingga pengambilan kebijakan selama lebih dari dua puluh tahun, Blok Masela akhirnya memasuki fase pembangunan fisik,” kata Anos.
Groundbreaking Jadi Awal Harapan Baru
Anos mengatakan, dimulainya pembangunan Blok Masela tidak hanya menjadi kabar baik bagi sektor energi nasional, tetapi juga membuka harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya.
Ia menilai proyek strategis nasional tersebut harus mampu menghadirkan dampak ekonomi yang nyata, mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya investasi, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah sekitar proyek.
Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
DPRD Harus Dilibatkan dalam Pengawalan Proyek
Di sisi lain, Anos menyoroti tidak terlihatnya keterlibatan unsur pimpinan DPRD Provinsi Maluku dalam momentum penting tersebut. Menurutnya, hal itu patut menjadi perhatian dan bahan evaluasi bersama.
Ia menegaskan, DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki fungsi strategis dalam mengawal aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, serta memastikan manfaat Proyek Strategis Nasional benar-benar dirasakan oleh masyarakat Maluku.
“Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, pelaku usaha, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Blok Masela adalah proyek milik bangsa, tetapi manfaatnya harus dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat Maluku, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya,” ujarnya.
Anos berharap, groundbreaking Blok Masela menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang semakin solid antarpemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Momentum ini harus menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat, pembangunan yang inklusif, dan kesejahteraan yang benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Maluku,” tutupnya.
(Keket)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











