Dalam pembahasan yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi di Aula SMA Negeri 2 Tidore beberapa hari lalu, Kepala Disbudpar Kota Tidore Yakub Husain dan Kepala BPCB Maluku Utara Muhammad Husni berjanji akan memperhatikan situs sejarah yang berada di Toloa.
“Pihak BPCB sudah menyatakan akan segera memasang plang papan nama lokasi bekas fondasi Kadato Biji Negara, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di situs itu,” ujar Syahruddin. (rtl/red/merdeka)




