Karena itu, Arteta tidak ingin para pemain Arsenal terbuai oleh keberhasilan musim lalu.
Menurutnya, mempertahankan standar permainan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan setiap hari. Keinginan untuk kembali menjadi juara harus dibuktikan melalui konsistensi, bukan sekadar ambisi.
“Ini adalah kesempatan yang kami miliki. Saya tidak ragu bahwa para pemain memiliki keinginan dan ambisi. Sekarang itu adalah sesuatu yang harus kami raih dan lakukan setiap hari,” tegasnya.
Arteta ingin mentalitas juara yang terbentuk musim lalu terus dipertahankan. Para pemain dituntut tetap lapar, bekerja keras, dan tidak menjadikan keberhasilan sebelumnya sebagai alasan untuk mengendurkan standar.
Arsenal Bidik Gelar Beruntun
Setelah mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun, Arsenal kini menghadapi tantangan berbeda: mempertahankan gelar.
Tekanan tentu semakin besar. Status sebagai juara membuat Arsenal menjadi salah satu tim yang akan diburu para pesaing.
Namun, Arteta justru melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk menguji karakter timnya.
Musim 2026/2027 akan menjadi pembuktian apakah Arsenal mampu mengubah kesuksesan menjadi sebuah era yang lebih panjang atau kembali kehilangan gelar setelah hanya satu musim.
Arteta sendiri telah menyatakan sikapnya dengan jelas. Ia masih lapar dan tidak ingin berhenti pada satu trofi.











