Porostimur.com, Washington – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengklaim konflik militernya dengan Iran telah berakhir, menyusul dihentikannya operasi militer bertajuk “Epic Fury” yang disebut telah mencapai target utama.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sidang Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Rabu (4/6/2026) waktu setempat.
Klaim Keberhasilan Operasi Militer
Rubio menegaskan bahwa AS tidak lagi melanjutkan serangan terhadap Iran karena tujuan operasi telah tercapai.
“Kami tidak lagi melakukan serangan berkelanjutan di dalam Iran untuk melemahkan militer mereka, karena Operasi Epic Fury telah berakhir,” ujarnya.
Ia mengklaim operasi tersebut berhasil melumpuhkan sejumlah kekuatan militer Iran, mulai dari basis industri pertahanan hingga kapasitas persenjataan.
“Kami mendefinisikan kemenangan sebagai penghancuran basis industri pertahanan mereka, pengurangan signifikan jumlah peluncur rudal yang mereka miliki, dan pengurangan signifikan persediaan drone mereka,” tegas Rubio.
Ia bahkan menyebut sisa kekuatan udara dan angkatan laut konvensional Iran telah berhasil dilumpuhkan.
Tuai Kritik dari Partai Demokrat
Namun, pernyataan tersebut langsung menuai kritik dari kalangan Partai Demokrat yang menilai konflik belum sepenuhnya berakhir.









