Astaganaga, Uang Duka dari PT Lik Mau Dibagikan ke Aktivis di Tual

oleh -716 views
Informasi yang diterima Porostimur.com menyebutkan, setelah keluarga menerima sejumlah uang duka, seorang Kepala Ohoi (Kepo) diduga “memerintahkan” agar sebagian uang tersebut, sebesar Rp5 juta, diserahkan kepada aktivis mahasiswa dan perempuan yang menunjukkan kepedulian terhadap almarhumah Veronika Rahanyanat. Foto: Ilustrasi/AI

Nama lain yang disebut dalam pesan itu adalah Yosua Tabwaiyanan, yang dikenal sebagai Presidium Gerakan Kemasyarakatan DPC PMKRI Cabang Langgur.

Baik Hani Nuhuyanan bersama koalisi perempuan maupun Yosua Tabwaiyanan bersama organisasi kepemudaan Cipayung sebelumnya diketahui aktif menunjukkan empati dan melakukan aksi solidaritas terhadap korban.

Aktivis Tegas Menolak

Dihubungi terpisah, Hani Nuhuyanan yang saat ini tengah dirawat di RSUD Karel Sadsuitubun, mengaku telah berbicara langsung melalui telepon dengan Kepala Ohoi yang mengirim pesan tersebut.

“Saya tolak. Tidak akan terima uang itu. Saya sudah bicara di telepon dengan Pak Kepo dan bilang tidak akan terima sepeser pun karena kami murni empati kepada almarhum,” tegas Hani.

Sementara itu, Yosua Tabwaiyanan yang ditemui di Margasiswa PMKRI Cabang Langgur mengaku kaget namanya disebut akan menerima Rp1 juta. Ia menegaskan tidak mungkin menerima uang dari dana duka almarhumah, terlebih ia masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Baca Juga  Ketum PGI Nilai Pernyataan JK soal Konflik Agama Perlu Dilihat dalam Konteks Sejarah

“Saya dari PMKRI, kami semua di Cipayung berjuang untuk hak almarhum Veronika dan keluarganya, dan tidak untuk dapat uang,” ujar Yosua.

Baik Hani maupun Yosua mengaku hingga saat ini belum didatangi sosok yang disebut sebagai Cepo. Keduanya menegaskan, sekalipun ada pihak yang datang membawa uang sebagaimana disebutkan dalam pesan tersebut, mereka berkomitmen untuk menolaknya. (Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.