3. Kurang bergaul
Pasti jomblowan dan jomblowati sering dituding enggak pandai bergaul, gugup kalau bertemu lawan jenis sampai anak rumahan yang enggak punya banyak teman sama sekali.
Kurang bergaul bukan berarti enggak bisa membangun relasi pertemanan atau jodoh, kan? Sekarang banyak fasilitas jodoh secara daring yang bisa kamu coba. Biarkan saja dianggap kurang bergaul. Lebih baik kerja senyap, tahu-tahu kamu bulan depan sudah sebar undangan nikah.
4. Orang tua terlalu protektif
Memang kenapa sih orang tua kita terlalu protektif? Salah, kah? Justru protektifnya orang tua kita bertujuan agar anaknya tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Yakinlah, tanpa kamu mikirin soal jodoh, orang tua kita lebih dulu berpikir keras siapa jodoh yang terbaik buat kamu.
Sudah enggak merasa pesimis, lagi? Ayo berjuang!
(red/yoursay)









