Badko HMI Malut Apresiasi Langkah Bupati Halbar Hadirkan Invetasi Energi Terbarukan

oleh -333 views

Lulusan Pasca Sarjana Elektro ITB ini menjelaskan, secara teknis PLTP bekerja dengan memanfaatkan panas dari dalam bumi untuk menghasilkan uap yang digunakan dalam menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Dari sisi teknis, kata dirinya, sistem kerja PLTP terdiri dari beberapa tahapan utama. Pertama, sumur eksplorasi dibor hingga kedalaman tertentu untuk mencapai reservoir panas bumi yang mengandung air panas atau uap dengan suhu antara 150°C hingga 350°C. Uap panas yang dihasilkan kemudian dialirkan ke turbin yang terhubung dengan generator listrik. Setelah melewati turbin, uap dikondensasikan kembali menjadi air dan dikembalikan ke dalam reservoir melalui sistem injeksi, sehingga siklus energi tetap berkelanjutan tanpa merusak keseimbangan geologi.

Baca Juga  Rata-rata Lama Sekolah di Kota Tual Capai 10,68 Tahun, Tertinggi Kedua di Maluku

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai asumsi bahwa PLTP dapat menyebabkan gempa bumi, Reza menegaskan bahwa teknologi yang digunakan dalam eksplorasi dan eksploitasi panas bumi telah berkembang pesat dan dirancang untuk menghindari dampak seismik yang signifikan.

“PLTP menggunakan sistem reinjeksi air ke dalam reservoir panas bumi untuk menjaga tekanan alami dalam tanah, sehingga tidak menimbulkan ketidakseimbangan geologi yang dapat memicu gempa bumi. Selain itu, berbagai studi geologi dan seismik dilakukan secara ketat sebelum eksplorasi dimulai guna memastikan keamanan infrastruktur dan lingkungan sekitar,” jelas Muhamad Reza.

No More Posts Available.

No more pages to load.