Lula menang tipis 50,9 persen dari Bolsonaro 49,1 persen pada pemilihan presiden Brasil yang digelar pada 30 Oktober 2022. Bolsonaro sudah mengungkapkan penolakan dan mempertanyakan sistem pemungutan suara elektronik yang dilakukan di negara itu.
Lula telah dilantik menjadi Presiden Brasil pada pekan lalu.
Lula sendiri juga mengutuk kerusuhan ini dan mengeluarkan dekrit yang memberi kekuasaan khusus pada pemerintahannya untuk memulihkan hukum dan ketertiban di Brasilia.
Presiden Argentina Alberto Fernandez meminta regional bersatu melawan serangan massa ‘antidemokrasi’ di Brasil.
“Saya ingin mengungkapkan penolakan saya atas apa yang terjadi di Brasilia. Dukungan tanpa syarat saya dan rakyat Argentina kepada @LulaOficial dalam menghadapi upaya kudeta yang dia hadapi,” kata Fernandez di Twitter.
Para pemimpin Uni Eropa ikut mengutuk serangan atas tiga institusi pemerintahan Brasil.
“Kecaman mutlak saya atas penyerangan terhadap institusi demokrasi Brasil,” tulis Presiden Dewan Eropa Charles Michel di Twitter.
Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola juga berkicau, “Sangat prihatin dengan apa yang terjadi di #Brasil. Demokrasi harus selalu dihormati’.
(red/CNN)




