Porostimur.com, Brasilia – Banyak negara mengutuk aksi kerusuhan pendukung mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang telah menduduki gedung kongres, Mahkamah Agung hingga Istana Presiden di Brasilia pada Minggu (8/1).
Para pengunjuk rasa yang jumlahnya ribuan masuk ke gedung dan menghancurkan properti di dalamnya. Banyak orang terlihat berada di atap gedung kongres hingga mengepung istana.
Amerika Serikat (AS) mengatakan mengutuk segala usaha yang mengacaukan demokrasi di Brasil.
“Presiden Biden mengikuti situasi ini dengan cermat dan dukungan kami untuk institusi demokrasi Brasil tidak tergoyahkan. Demokrasi Brasil tidak akan terguncang oleh kekerasan,” kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan di Twitter, diberitakan Reuters.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengutuk aksi ini.
“Keinginan rakyat Brasil dan institusi demokrasi harus dihormati,” kata Macron di Twitter.
Macron memberi dukungan pada Presiden Brasil yang baru saja dilantik pekan lalu, Luiz Inacio Lula da Silva.
Serangan pada tiga institusi, kata Macron, ‘merupakan pertanyaan yang tidak dapat diterima atas hasil pemilihan demokratis, yang dimenangkan tanpa ambiguitas pada 30 Oktober lalu oleh Luiz Inacio Lula da Silva’.




