“Orang-orang pikir saya sedang bersikap kasar dengan mengatakan ini – tapi memang, ada sepuluh tahun di mana saya tidak tahan dengan suami saya. Dan tebak kapan itu terjadi? Ketika anak-anak masih kecil,” katanya dalam wawancara bersama Revolt TV.
Menanggapi pernyataan istrinya, Obama memang mengakui dan memahami tekanan yang dialami Michelle selama menjadi Ibu Negara.
“Michelle – ketika anak-anak kita tumbuh besar, itu adalah prioritas nomor satu, dua, tiga, dan empat. Jadi, saya rasa saya tidak sepenuhnya menyadari, meskipun saya sangat terlibat sebagai seorang ayah, betapa besar stres dan ketegangan yang dirasakan oleh Michelle, mengetahui bahwa tidak hanya saya dan dia yang berada di bawah sorotan, dalam lingkungan yang aneh, tetapi juga kami membesarkan anak-anak di situasi yang rasanya tidak normal,” tuturnya.
Michelle pertama kali bertemu Obama pada 1989, ketika keduanya bekerja di firma hukum Sidley Austin LLP di Chicago. Pasangan inimenikah sejak 1992 dan dikaruniai dua putri, Malia (26 tahun) dan Sasha (23 tahun).
sumber: wolipop









