Porostimur.com | Sofifi: Baru beberapa jam dilantik oleh Gubernur, KH. Abdul Gani Kasuba, Rabu (18/8/2021) pagi tadi, keberadaan enam pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintahan daerah Provinsi Maluku Utara sudah menuai polemik.
Adalah Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali yang mempersoalkan para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh gubernur itu.
Kepada media pers, Al Yasin Ali mengaku tidak mengetahui hasil asesmen keenam pejabat tinggi pratama yang baru dilantik.
“Jadi masalah asesmen saya tidak tahu, apakah hasil asesmen itu betul atau tidak, kami tidak tahu. Hasilnya kan sudah ada,” ujar Yasin yang juga politikus PDI Perjuangan ini saat ditemui usai pelantikan.
Mantan Bupati Halmahera Tengah dua periode ini menambahkan, enam pimpinan OPD yang baru dilantik sebelumnya menduduki jabatan sebagai pelaksana tugas, kemudian mengikuti tahapan asesmen dan dinyatakan lolos oleh panitia seleksi.
“Awalnya mereka ini kan Plt. Jadi kalau definitif, harus diasesmen dan dilantik. Mereka sudah diasesmen kemarin dan mereka lolos, artinya lolos di ranking-ranking di atas lah, dan diberikan kesempatan untuk diberikan SK dan dilantik,” ungkapnya.









