Bawa Nama KNPI, Chaniago dan Solissa Pasang Badan untuk Widya Pratiwi

oleh -1.997 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Entah apa yang ada dibenak para pemuda yang menamakan diri Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku di bawah pimpinan Saiful Chaniago ini.

Di tengah banjir kecaman dari warga atas beredarnya video joget-joget istri gubernur Maluku tanpa menggunakan masker dengan sejumlah orang itu, mereka justru mengambil posisi berseberangan dengan rakyat dan membela Widya.

Padahal video joget-joget istri Murad Ismail yang viral di media sosial, mendapat tanggapan negatif dari rakyat terutama di media sosial.

Kepada sejumlah wartawan dalam konferensi pers yang digelar, Sabtu (10/7/2021) petang di Manise Hotel, Chaniago mengatakan, DPP KNPI Maluku akan melaporkan kasus penyebaran video joget ke Polda Maluku pada hari Senin nanti.

Chaniago menegaskan akan mendesak pihak kepolisian untuk memanggil mereka yang mengedarkan video tersebut untuk diminta pertanggungjawaban secara hukum.

“Secara resmi DPD KNPI Maluku akan menyurati Kapolda Maluku untuk kemudian memanggil pihak-pihak yang mengedarkan video yang menurut kami tidak ada substansinya dalam kepentingan kerakyatan di Maluku,” ujar Saiful.

Baca Juga  528 Orang di Maluku Utara Kini Berstatus OTG

Dia juga menyayangkan penyebaran video joget yang acaranya pada tanggal 22 Juni 2021 lalu, tapi diviralkan saat dimulainya penerapan PPKM berbasis Mikro.

“Kami mempertanyakan motif apa dibalik diedarkannya video itu. Oleh karena itu, kami berasumsi bahwa diedarkannya video itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dengan bermotif politis,” ujarnya.

Chaniago beralasan, KNPI melaporkan hal ini ke pihak kepolisian, karena selaku Ketua PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi telah memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan kemaslahatan rakyat Maluku. Apalagi terkait dengan pengentasan stunting atau gizi buruk .

“Kita menyaksikan langsung bagaimana Ibu Widya memaksimalkan perannya untuk kemudian mengentaskan masalah stunting di Maluku. Ini pekerjaan yang menurut hemat kami sangat menyentuh nilai kemanusiaan, yang mesti diapresiasi oleh semua rakyat Maluku. Karena memberikan kontribusi terhadap kepentingan kemaslahatan masyarakat Maluku. Jangan kemudian video joget yang menurut kami, tidak etis diedarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu,” katanya beralibi.

Baca Juga  Lakorn, Drama dari Thailand yang Membius Asia Tenggara

Dia juga meminta agar masyarakat Maluku Ibu Widya untuk memberikan apresiasi yang baik. Karena stunting itu sesuatu yang sangat bernilai, dan merupakan pekerjaan yang mulia

“Walaupun menurut orang-orang bahwa joget itu salah, tapi itu masalah kecil, jangan dibesar-besarkan. Apalagi kita orang Maluku juga suka joget,” kilahnya.

Dia lantas meminta kepada masyarakat Maluku, agar senantiasa memberikan apresiasi kepada orang-orang seperti Widya Pratiwi yang telah melakukan hal-hal terbaik bagi rakyat Maluku.

Ketika ditanya oleh sejumlah wartawan apakah aksi joget-joget yang dilakukan Widya itu salah atau tidak, Chaniago justru mengatakan bahwa joget-joget itu kebiasaan orang Maluku termasuk mereka yang di kampung-kampung.

“Dan bagi saya itu wajar. Lagian ibu Widya melakukannya di luar PPKM. Walaupun saat joget-joget itu tidak pakai masker. Kalau kita mau jujur, yang ada di pojok-pojok juga tidak pakai masker,” elaknya.

Baca Juga  BMKG: Hujan dan Angin Kencang Akan Terus Terjadi Hingga Akhir Juni 2020

Seturut dengan Chaniago, Ketua DPD KNPI Kota Ambon, Sugiarto Solissa, juga meminta kepada aparat hukum untuk segera melakukan penangkapan kepada orang-orang yang di desain oleh oknum-oknum yang merupakan lawan politik Murad Ismail.

“Kami sebagai Pemuda Kota Ambon maupun Pemuda Maluku tidak suka dengan cara begitu. Dan sebelum acara itu sudah dilakukan protokol kesehatan yang sangat ketat. Orang yang ada di dalam situ sudah melakukan rapid test,” tukasnya.

Sugiarto bilang, pemuda adalah agen perubahan sehingga jangan melihat sesuatu secara membabi buta tapi harus meninjau dan dianalisa kembali.

“Apa yang Ibu Widya lakukan adalah bentuk refreshing otak. Apalagi sudah di rapid,” katanya.

Dia menyayangkan sikap lawan-lawan politik Gubernur Maluku,  Murad Ismail, yang ketika ada kesalahan kecil langsung serang. (tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.