Porostimur.com, Labuha – Tak perlu lahan luas untuk menghasilkan pangan. Dari halaman rumah yang selama ini kerap dibiarkan kosong, sayuran segar bisa dipanen, dijual, sekaligus menjadi sumber pemasukan untuk menghidupkan kegiatan komunitas.
Gagasan sederhana itu tengah dibuktikan Komunitas Barisan Cinta Lingkungan (BCL) Halmahera Selatan, Maluku Utara. Memanfaatkan pekarangan Sekretariat BCL di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, komunitas ini mengembangkan kebun percontohan yang menggabungkan gerakan ketahanan pangan dengan pelestarian lingkungan.
Beragam tanaman hortikultura tumbuh di lahan tersebut. Mulai dari pakcoy, kubis, tomat, cabai, kecipir, bayam, kangkung, kacang panjang, kemangi, daun bawang hingga selada.
Ketua Dewan Pembina BCL Halmahera Selatan Salma Samad, mengatakan kebun percontohan tersebut mulai dirintis sejak awal 2026.
Hasilnya, menurut Salma, cukup menggembirakan. Selain dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sebagian hasil panen juga dijual dan memberikan pemasukan bagi komunitas.
“Alhamdulillah, hasil penjualan sayur-sayuran ini bisa digunakan untuk membiayai operasional kegiatan komunitas,” ujar Salma di sela-sela panen bersama Ketua PKK dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halmahera Selatan, Senin (3/8/2026).










