Beban Biaya Tambahan Resahkan Ratusan CJH Asal Bitung

oleh -34 views
Link Banner

@Porostimur.com | Bitung : Jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu yang mencapai 130 orang, tahun 2019 ini jumlah calon jamaah haji (CJH) di Kota Bitung mengalami penurunan menjadi 110 orang.

Ternyata di tengah persiapan keberangkatannya, para CJH ini malah dibebani sejumlah anggaran tambahan.

Informasi yang diperoleh @porostimur.com di lapangan, masalah yang mengemuka berupa biaya angkutan bus Rp 300ribu dan pengurusan pasport Rp 355ribu yang harus ditanggung oleh setiap anggota CJH.

Sama halnya dengan biaya lokal seperti uang tiket bolak-balik Manado-Balikpapapan yang estimasinya berkisar sampai Rp 6 jutaan, juga masih menimbulkan keresahan di kalangan CJH yang berekonomi pas-pasan.

Link Banner

Kepala Seksi Urusan Jamaah Haji Kementrian Agama Kota Bitung, Irfan Djabil,S.Ag, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, menjelaskan bahwa untuk biaya paspor tidak ada pengembalian.

Baca Juga  Droplet VS Aerosol, Mana yang Lebih Menularkan Virus Corona?

Hal yang sama, akunya juga berlaku bagi biaya angkutan yang sudah disesuaikan.

”Untuk biaya tiket belum ada penetapan resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinisi Sulut. Jadi, sampai saat ini kami masih menunggu keputusan resmi berapa jumlah yang tiket emberkasi ke Balikpapan. Untuk itu, jika ada masalah menyangkut haji yang belum tahu persis agar bertanya ke pihak kami. Hal ini menjaga jangan sampai muncul polemik dan pada akhirnya akan menimbulkan fitnah. Maka dari itu, saya himbau mari kita saling berkoordinasi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Urusan Haji Provinsi Sulut, Hj Susi, saat berhasil dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon seluler, menjelaskan bahwa setelah kesepatan musyawarah bersama, uang tiket yang tadinya berkisar Rp 6 jutaan, akan diturunkan menjadi Rp 4.877 juta per anggota CJH. (dan)