Porostimur.com, Sofifi – Narasi efisiensi anggaran yang selama ini disampaikan Pemerintah Provinsi Maluku Utara kini diuji oleh temuan dalam dokumen pengadaan. Di tengah tekanan fiskal dan kondisi arus kas daerah yang disebut belum stabil, belanja kegiatan seremonial justru tercatat mencapai miliaran rupiah dan terkonsentrasi pada satu penyedia jasa.
Hasil penelusuran menunjukkan, Modiv Production menjadi pihak yang paling dominan dalam pengelolaan berbagai kegiatan pendukung acara pemerintah daerah selama dua tahun terakhir.
Perusahaan tersebut menangani beragam kebutuhan, mulai dari penyelenggaraan event, penyediaan peralatan, publikasi, hingga fasilitas penunjang kegiatan resmi organisasi perangkat daerah (OPD).
Dominasi Anggaran Miliaran Rupiah
Nilai anggaran yang dikelola Modiv Production terbilang signifikan. Pada Tahun Anggaran 2025, perusahaan tersebut tercatat mengelola paket kegiatan senilai sekitar Rp3,2 miliar.
Sementara pada 2026, kembali memperoleh alokasi pekerjaan sebesar Rp2,096 miliar. Secara akumulatif, total anggaran seremonial yang ditangani mencapai Rp5,297 miliar.
Besarnya nilai tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas penggunaan anggaran daerah, sekaligus membuka diskusi mengenai pola distribusi belanja pemerintah dan tingkat kompetisi dalam proses pengadaan.









