Bikin Sakit Hati! Kenali Ciri-ciri Toxic Friend yang Sebaiknya Dijauhi

oleh -30 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Suatu hubungan pertemanan yang diciptakan didasari oleh rasa aman dan nyaman ketika berkomunikasi satu sama lain. Selain itu, rasa kepedulian dan kepercayaan terhadap satu sama lain juga merupakan dasar bertumbuhnya suatu hubungan pertemanan.

Namun, tidak jarang kita menemukan hubungan pertemanan yang tidak sehat atau toxic friend dalam circle kita. Kita mulai curiga dia adalah toxic friend ketika dia mulai mendominasi setiap perkataan dan semua perlakukannya menunjukkan bahwa ia ingin menang sendiri.

Mungkin kalian tidak menyadari bahwa teman terdekat pun bisa menjadi toxic friend karena kalian telah bersahabat sejak lama. Apa sebenarnya ciri-ciri toxic friend yang harus diperhatikan?

Tidak Diberikan Dukungan

Toxic friend
Toxic friend/ Foto: Pexels/Liza Summer

Gambaran sahabat ideal ialah selalu memberikan dukungan kepada sesama. Namun, beda halnya ketika kalian menghadapi toxic friend, setiap pencapaian yang kamu raih dianggap ancaman baginya karena kamu dianggap sebagai kompetisi.

Temanmu ini cenderung merasa nggak senang ketika kamu mencapai sesuatu, bukan malah ikut bangga karena  ia berhasil meskipun kamu adalah sahabat sejati.Yang seharusnya dapat apresiasi dan pujian, dia sebagai sahabatmu malah berkata kasar kepadamu dan memberikan kritik atas pencapaianmu.

Baca Juga  Short Shorts Film Festival 2021 Digelar Secara Hibrida

Selalu Merendahkanmu

Toxic friend
Toxic friend/ Foto: Pexels/Liza Summer

Ciri-ciri kedua yang menunjukkan bahwa kamu berada dalam toxic friendship adalah kamu selalu direndahkan hingga merasa tidak layak meskipun kamu adalah sahabat sejati. Ia mulai berkata seperti “Kamu nggak pantas pakai pakaian seperti itu!” yang menunjukkan bahwa ia merendahkan penampilanmu. Selain itu, ia juga merendahkanmu ketika kamu kesulitan melakukan suatu aktivitas.

Dia akan membuatmu ragu untuk berpendapat karena merasa takut diremehkan dan mendapatkan perkataan negatif darinya.

Ketika Kamu Sulit Menjadi Dirimu Sendiri

Toxic friend
Toxic friend/ Foto: Pexels/Liza Summer

Selanjutnya, kamu sulit menjadi dirimu sendiri ketika berkomunikasi dengannya karena ia sering mengontrol perkataanmu meskipun kalian adalah sahabat sejati. Contohnya, ia selalu mengkritik perkataanmu dan melontarkan perkataanmu yang tidak benar, cenderung membicarakan dirinya sendiri dan bersikap egois padamu, serta tidak pernah memikirkan perasaanmu sebagai temannya.

Baca Juga  Perkawinan Anak Masih Kerap Terjadi di Maluku Utara

Akhirnya, kamu merasa bahwa harus mengubah perkataanmu dan cara bicaramu padanya agar tidak dilontarkan perkataan negatif yang menyakiti.   

Komunikasi yang Tidak Berharga

Toxic friend
Toxic friend/ Foto: Pexels/Liza Summer

Saling menghargai satu sama lain tidak berlaku pada toxic friendship. Ketika kamu berkomunikasi dengannya, akan sering muncul perbedaan pendapat yang tidak dihargai. Malah jika kamu curhat padanya, dia tidak akan memberikanmu saran yang membangun, namun malah kritik dan sarkasme yang menyakiti ataupun kata-kata kasar.

Ketika kamu merasa tersakiti oleh kata-katanya, kamu pun ragu untuk saling berbicara, curhat, atau bertukar pikiran dengannya.

(red/beautynesia)

No More Posts Available.

No more pages to load.