BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Laut Maluku hingga Arafuru Utara

oleh -799 views
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan timur Indonesia, khususnya di Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, dan Laut Arafuru bagian utara pada periode 22–25 Maret 2026.. Foto: Ilustrasi/AI

Di kawasan timur Indonesia, potensi gelombang tinggi juga terdeteksi di Laut Sulawesi bagian timur serta perairan utara Papua dan Papua Barat.

Gelombang Hingga 4 Meter di Sejumlah Wilayah

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang lebih tinggi, yakni mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, di beberapa perairan tertentu. Wilayah yang berisiko mengalami kondisi ini antara lain Samudra Hindia selatan NTT, Laut Arafuru bagian tengah dan timur, serta Samudra Pasifik utara Maluku.

Kondisi ini dinilai dapat membahayakan keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil hingga menengah.

Nelayan dan Pelaku Pelayaran Diminta Waspada

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.

Risiko tinggi disebut dapat terjadi pada perahu nelayan jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang berisiko terdampak jika angin melebihi 16 knot dengan gelombang di atas 1,5 meter, serta kapal ferry jika angin melampaui 21 knot dengan gelombang di atas 2,5 meter.

Baca Juga  Wabup Halbar Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden di Masjid An-Nur Gufasa

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tulis BMKG.

BMKG menegaskan, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang di berbagai wilayah perairan Indonesia selama periode peringatan berlangsung. (Kayla)

No More Posts Available.

No more pages to load.