Ketua Majelis Jemaat GPM Nehemia Pdt. Ny. M. Y. Mahulete, menyampaikan bahwa setelah berhasil merealisasikan program bantuan pendidikan, fokus utama pelayanan jemaat tahun ini diarahkan pada penguatan ekonomi keluarga.
“Fokus kita adalah pemberdayaan umat agar lebih tangguh secara ekonomi. Kehadiran Bapak Wali Kota menjadi suntikan semangat bagi kami untuk terus bersinergi dengan program-program pemerintah daerah,” kata Mahulete.
Perhatian pada Generasi Muda dan Penyakit Sosial
Selain sektor ekonomi, perhatian terhadap masa depan generasi muda juga menjadi sorotan dalam persidangan tersebut. Mewakili Majelis Pekerja Klasis (MPK) Pulau Ambon Pdt. Ny. Ika Tuankota menekankan pentingnya perlindungan anak dan remaja dari berbagai penyakit sosial.
Ia juga menyoroti perlunya bimbingan karier yang terarah, termasuk pendampingan bagi pemuda yang berminat mengabdi di TNI dan Polri.
Sebelumnya, Pdt. Ika Tuankota memimpin ibadah pembukaan persidangan. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan gereja untuk hadir sebagai “penyembuh” bagi umat yang terluka akibat berbagai persoalan sosial, seperti judi online, pinjaman online, serta konflik dan keretakan dalam keluarga.
Diikuti 204 Peserta
Sementara itu, Ketua Panitia Persidangan Jemaat ke-42 Caroline Lestuny, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 204 peserta, yang terdiri atas unsur Majelis Jemaat, utusan sektor, serta peserta luar biasa.











