BookFest Maluku Utara 2026 Berakhir, Dua Tokoh Literasi Dianugerahi Lifetime Achievement Awards

oleh -28 Dilihat
Ketua ICMI Orwil Maluku Utara Kasman Hi. Ahmad, mengatakan festival buku dapat menjadi ruang pertemuan antara penulis dan pembaca.

Salah satu fokus yang ditekankan adalah pengembangan budaya penelitian dan karya tulis ilmiah.

Peserta didik didorong untuk mampu menggali informasi, mengidentifikasi persoalan, melakukan penelitian, mengolah data serta menyusun gagasan secara sistematis.

Dengan demikian, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami persoalan, berpikir kritis dan menghasilkan pengetahuan.

Melalui budaya ilmiah tersebut, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan mandiri.

Kerja sama dengan ICMI juga membuka peluang bagi peserta didik dan pendidik MAN Insan Cendekia Halmahera Barat untuk terlibat dalam seminar, diskusi ilmiah, pelatihan, pendampingan penelitian, pengembangan karya tulis ilmiah serta berbagai kegiatan literasi dan keilmuan.

Baca Juga  Wakapolres dan Sejumlah Pejabat Polres Kepulauan Aru Resmi Berganti

Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan MoU tersebut tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama.

Program konkret dan berkelanjutan perlu disiapkan agar kolaborasi benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik, pendidik, madrasah maupun masyarakat.

BookFest Maluku Utara 2026 akhirnya ditutup bukan hanya dengan penghargaan kepada dua tokoh yang telah meletakkan fondasi literasi dan pendidikan, tetapi juga dengan pekerjaan rumah bagi generasi berikutnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.