Menurut pelatih asal Italia itu, kesalahan Fabricio Bruno pada gol pertama Jepang menjadi titik balik yang membuat seluruh tim kehilangan fokus.
“Sampai kesalahan Bruno, permainan terkendali dengan baik. Setelah itu, mental tim runtuh. Itu kesalahan terbesar dari tim,” tegasnya.
Ancelotti menambahkan, kesalahan individu seharusnya tidak membuat tim kehilangan keseimbangan dan kepercayaan diri.
“Yang harus kami evaluasi adalah reaksi tim setelah kesalahan itu. Kami kehilangan keseimbangan dan pemikiran positif. Ini pelajaran bagus untuk masa depan,” ujarnya.
Pelajaran untuk Seleção
Meski hanya laga persahabatan, hasil ini menjadi sinyal penting bagi Ancelotti untuk memperkuat karakter tim jelang kompetisi besar.
Brasil masih akan menjalani beberapa uji coba berikutnya sebelum melanjutkan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









