Momentum Rekonsiliasi dan Persaudaraan
Dalam suasana halal bihalal, James juga mengajak masyarakat untuk meninggalkan konflik, prasangka, serta luka sosial yang mungkin pernah terjadi. Ia menilai momentum ini sebagai ruang rekonsiliasi untuk kembali merajut persaudaraan.
“Hari ini kita memilih untuk memaafkan, memilih untuk melupakan, dan memilih kembali menjadi saudara,” katanya.
James menegaskan, pembangunan daerah hanya akan berjalan optimal jika stabilitas sosial dan persatuan masyarakat tetap terjaga. Ia mengingatkan bahwa masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh kekuatan individu atau kelompok, melainkan oleh kekuatan kebersamaan.
“Masa depan Halmahera Barat tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh seberapa kuat kita bersatu,” tegasnya.
Peran Generasi Muda
Secara khusus, James menitipkan pesan kepada generasi muda agar menjadi pelopor perdamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah.
Ia berharap kaum muda tampil sebagai generasi yang mampu merangkul perbedaan serta menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Jadilah generasi yang membawa damai, bukan yang mudah terprovokasi. Jadilah generasi yang membangun, bukan yang meruntuhkan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, James menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kebijakan maupun tindakan yang belum memenuhi harapan publik.












