Bupati Halmahera Selatan Copot Kades Sambiki

oleh -1.984 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik, mencopot Kepala Desa Sambiki Hairudin Wahid dari jabatannya. Hairudin dicopot karena terdapat sejumlah masalah yang tak bisa dipertanggung jawabkan di hadapan Bupati Halsel Usman Sidik, saat inspeksi mendadak di Kantor Desa Sambiki, Senin (21/6/2021) malam ini.

Pencopotan itu berangkat dari sejumlah laporan dari masyarakat Desa Sambiki kepada Bupati Usman saat melakukan Sidak di Kantor Camat Obi di Desa Laiwui, Kecamatan Obi.

Saat melakukan inspeksi mendadak di Kantor Camat Obi, Kepala Pemuda Desa Sambiki, Ramli bersama beberapa warga menghampiri Bupati Halsel Usman Sidik untuk melaporkan sejumlah masalah yang selama ini terjadi di Desa Sambiki.

Baca Juga  Kantor Desa Kampung Baru Dipalang, Bupati Halsel Langsung Datang

Berbagai masalah yang dilaporkan, yakni pungutan liar saat kades melakukan program prona, penjualan tanah desa tanpa sepengatahuan warga, Kades Sambiki Hairudin Wahid membagikan BLT, BST dan Bantuan Sosial lainnya hanya kepada keluarganya.

Setelah Hairudin tak bisa menjawab sejumlah persoalan yang dia lakukan, Bupati Halsel Usman Sidik geram dan langsung mencopot sementara Hairudin Wahid dari jabatannya, dan jabatan Kepala Desa Sambiki untuk sementara dikendalikan oleh Camat Obi, Harun.

“Nanti koordinasi dengan Camat. Saya tunjuk Camat Kecamatan Obi, saat ini untuk mengendalikan aktifitas Desa Sambiki,” ujar Usman.

“Kalau tidak bisa menghadirkan bendahara maka malam ini saya akan copot kamu,” kata Usman Sidik dihadapan Kades Hairudin Wahid Kantor Desa yang disaksikan ratusan warga setempat.

Sekedar diketahui Kades Hairudin mengangkat adik iparnya sebagai bendahara desa. Selain mengangkat adiknya, berbagai berkas pemerintah Desa juga ditandatangani oleh istrinya.

Baca Juga  Bocah Tiga Tahun dan Perempuan Bersuami Tiga, di Bolmong Idap HIV-AIDS

Sebelum dicopot, Bupati Halsel, Usman Sidik juga meminta kades agar segera menghadirkan Bendahara Desa Sambiki untuk merasionalisasi berbagai pencairan serta anggaran selama dua tahun berjalan.

Namun permintaan itu tak bisa dilakukan, sehingga berangkat dari banyaknya kejanggalan itu, Hairudin langsung diberhentikan untuk dilakukan audit investigasi oleh Inspektorat Halsel. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.