Bupati Halsel Resmikan Masjid dan Jembatan Bantuan Harita Nickel di Desa Soligi

oleh -350 views

Jembatan tersebut memiliki spesifikasi lebar 4,8 meter dan panjang 10 meter. Sedangkan untuk musala berukuran 13 x 17,5 m: 227,5 m2 tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung seperti kipas angin, lemari, Al Quran, jam dinding, sajadah, mukena, sarung, gorden pemisah, hingga fuel genset, dan juga paket sound system yang masih dalam proses pengiriman. Musala yang telah selesai dibangun kemudian diberikan nama Musala Al-Aqhirra. Selain itu, Harita Nickel juga merenovasi Masjid Al-Baqi dengan melakukan pengecatan, perapian mimbar, perbaikan dak atap, dan pengaplikasian lapisan waterproofing serta perapian jaringan elektrikal yang memadai.

Acara diawali dengan pemotongan pita di Jembatan Air Soligi dan Musala Al-Aqhirra, sekaligus pengecekan fasilitas pendukung di dalamnya, dilanjutkan dengan pengecekan renovasi Masjid Al-Baqi dan ditutup dengan penampilan seni budaya perwakilan dari siswa SD, SMP, dan SMA setempat.

Baca Juga  Eks Menag Yaqut dan Tiga Tersangka Segera Diadili, Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Digelar 11 Agustus

Tentang Harita Nickel

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2016 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat industrialisasi dari pemerintah Indonesia. Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa nikel sulfat dan kobalt sulfat yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.