Ia menekankan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sinergi nyata yang mampu menggerakkan kemajuan Indonesia secara berkelanjutan.
ASN Kemenag Diminta Adaptif dan Berintegritas
Lebih lanjut, Menteri Agama mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi secara adaptif, responsif, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
“Pelayanan keagamaan harus semakin berdampak dan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN Kementerian Agama yang telah mengabdi selama 10 tahun dan 20 tahun. Selain itu, penghargaan turut diberikan kepada para tokoh agama atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan dan kehidupan keagamaan di Kabupaten Maluku Tenggara.
Penguatan Moderasi Beragama
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara, H. Ahmad Raharusun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama.
“Momentum Hari Amal Bakti ini kami jadikan penguat komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara untuk terus meningkatkan kinerja, memperkokoh moderasi beragama, serta menghadirkan layanan keagamaan dan pendidikan yang semakin berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.










