Cabuli Anak di Bawah Umur, MB Ditangkap Polres Tual

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com, Tual – Kasat Reskrim Polres Tual, IPTU Mahadewa Bayu merilis penangkapan dan penahanan satu tersangka berinsial MB alias Majos yang melakukan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap korban anak di bawah umur berinsial MSW, Jumat (21/10/2022).

Mahadewa menjelaskan, berdasarkan kronologis, kejadian persetubuhan anak di bawah umur itu, terjadi pada Jumat 27 Mei 2022, pukul 20.30 WIT bertempat di UN Pantai dekat Polindes UN, Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual.

Dikatakan, korban MSW yang tinggal di Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, mendatangi rumah tersangka MB  Jumat malam untuk bertemu ibunya.

Ketika berada di dalam kamar, korban mendengar suara pelaku MB hingga keluar dari kamar tidur untuk melihat, namun tersangka MB yang mabuk minuman keras mengajak korban dengan sepeda motor untuk pergi melihat ibunya.

Korban kemudian dibonceng tersangka dengan sepeda motor menuju UN Pantai, selanjutnya tersangka MB menyuruh korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang barang milik mamanya.

Setelah korban berada di dalam kamar, pelaku ikut masuk ke dalam kamar lalu memegang pundak korban hendak memeluknya, namun korban sempat lari keluar kamar.

Tersangka MB keluar lalu menarik tangan korban masuk ke dalam kamar kembali, saat itu korban sudah memohon kepada tersangka untuk pulang.

”Bapa, saya mau pulang sudah, pinta korban, namun tersangka tersangka MB tetap menarik tangan korban dengan mengatakan sedikit lagi. Disaat itu, tersangka MB menggendong korban, sambil menutup mulut korban langsung membawahnya masuk kamar,” papar Mahadewa..

Kasat Reskrim menambahkan, korban sempat melarikan diri ke arah dapur, namun tersangka MB kembali menarik korban sehingga terjadi saling tarik.

“Di saat itu, karena sudah naik pitam, tersangka MB dengan menggunakan pisau dapur menaruh di leher korban sambil berkata. ”Ko diam, jangan berteriak nanti beta tikam, gara gara ko pu mama lari dengan laki laki lain, makanya ko jadi sasaran, ancam tersangka MB terhadap korban MSW,” tukas Kasat Reskrim.

Akhirnya tersangka melampirkan hawa nafsunya terhadap korban anak di bawah umur itu. Kasat Serse bilang, motif tersangka MB adalah melampirkan hawa nafsu, karena sudah dalam keadaan mabuk miras.

”Atas perbuatan, tersangka diancam pasal 76 D, UU RI 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak jo pasal 18 ayat 1,” tukas Mahadewa,

Kasat Menambahkan, berkas perkara ini telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Tual untuk segera disidangkan di PN Tual. ( Saad)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.