Mode berkendara diatur melalui rotary dial di konsol tengah, dengan opsi mode lengkap (Eco, Auto, Tarmac, Gravel, Snow, Mud, Power). Ditambah dengan fitur AI Co-Driver yang merekomendasikan mode terbaik sesuai kondisi jalan.
Bagian belakang memiliki desain rumah kaca ala kapsul yang diapit oleh fender belakang berotot dengan tampilan mengambang). Lampu belakangnya ramping dan terhubung oleh LED bar penuh yang memanjang hingga ke pilar C.
Di balik dapur pacunya, SUV ini menggunakan teknologi Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV), belum diungkap spek mesinnya.
Di sisi lain, mobil ini digabungkan dengan empat motor listrikyang menawarkan kapabilitas Penggerak Empat Roda (4WD).
Sistem 4WD ini bekerja bersama dengan sistem kendali roda khas merek, yaitu Super-All Wheel Control (S-AWC).
Terdapat juga paket baterai berkapasitas besar yang menyediakan daya listrik yang cukup untuk keperluan glamping mewah.
Mitsubishi belum mengungkapkan angka output tenaga dan torsi, mereka menjanjikan “performa yang menggembirakan dan pengalaman berkendara yang nyaman mulai dari jalanan perkotaan hingga petualangan off-road.
Secara keseluruhan, Mitsubishi Elevance Concept adalah pernyataan desain yang berani, memadukan ketangguhan SUV khas Mitsubishi dengan kemewahan futuristik.











