Tanaman gadihu dikenal sebagai tanaman hias perdu dengan daun berwarna cerah dan bentuk beragam, sehingga cocok ditanam di taman kota, ruang publik, maupun perkantoran pemerintahan. Selain memperindah kota, tanaman ini dinilai sesuai dengan kondisi lingkungan Ambon.
“Saya minta setiap dinas dan pegawai menanam minimal satu pohon gadihu. Kalau bisa lebih banyak. Kita tanam tanaman yang cocok dengan Ambon supaya kota kita semakin hijau dan indah,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon menargetkan penanaman sedikitnya 5.000 pohon dalam beberapa tahun ke depan, termasuk pohon produktif yang dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Program ini akan melibatkan dinas terkait, kecamatan, desa atau negeri, serta komunitas masyarakat agar berjalan berkelanjutan.
Menuju Kota Bersih dan Nyaman
Rencana gerakan kebersihan dan penghijauan ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Ambon terhadap berbagai program strategis nasional di bidang lingkungan hidup dan pembangunan masyarakat.
Wali Kota berharap gerakan tersebut dapat menjadi budaya baru bagi warga kota, sehingga kebersihan dan penghijauan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
“Kebersihan dan penghijauan bukan hanya program pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kalau kota bersih dan hijau, masyarakat sehat dan ekonomi juga tumbuh,” ujarnya.










