Dalam penerapan tata kelola ini, Lewerissa menjelaskan bahwa dipengaruhi oleh moral hazard, dan ia meminta agar semua unsur di Bank Maluku Maluku Utara agar meminimalisir moral hazard sehingga tidak mempengaruhi kinerja.
Lewerissa juga meminta kepada Bank Maluku Maluku Utara untuk meningkatkan performance atau kinerja Bank, mengacu dari Triwulan I dengan performancenya yang positif, ia memperhatikan lebih khusus untuk penghimpunan dana, di mana harus dilakukan lebih agresif, serta untuk penyaluran kredit harus selektif dan dipastikan tersalur secara maksimal dengan pengelolaan yang hati-hati.
Lebih lanjut soal laba yang dilaporkan oleh Dirut, Gubernur minta untuk ditingkatkan lagi, sebab dengan meningkatkan laba, diharapkan produktifitas atau produksi Bank Maluku Maluku Utara akan jauh lebih baik.
Menghadapi era digitalisasi dan kemajuan IT, Gubernur menjelaskan Bank Maluku Maluku utara harus melakukan adopsi teknologi atau inovasi.
“Mau tidak mau saya minta teknologi tolong dikembangkan, jadi tolong pastikan peningkatan inovasi sebagai modal untuk meningkatkan performance dari Bank Maluku Maluku Utara, kalau ada sistem baru yang harus digunakan tapi jika menguntungkan kenapa tidak untuk diterapkan,” jelasnya.










