Caraku Mencintaimu

oleh -356 views

“Kau merestui kami, bukan?”

Kulihat bahuku yang diremas Nala dengan kuat, ia seakan mentrasfer kekuatan kepadaku. Aku tersenyum melihat raut wajah Aidit yang menunggu tanggapanku. Wajah penuh harap yang nyatanya membuat mataku berlinang airmata.

Semampuku mengangguk menanggapi pertanyaan Kenanga. “Aku merestui kalian, berbahagialah berikan kami ponakan lucu ya kan Nal?”

Aku melihat Nala yang juga meneteskan airmata mengangguk-angguk menanggapi ucapanku namun kesedihan tetap pada matanya yang menatapku penuh iba. Aku berharap Nala takkan pernah bicara apapun sampai mati, ia kupercayai menyimpan rahasia kelam yang mungkin Aidit juga tidak ingat hal itu.

“Anggap saja, hal itu tidak pernah terjadi Nal.” Bisikku padanya. (*)

Baca Juga  Propam Polres Halsel Tegaskan Komitmen Tindak Anggota Pelanggar

No More Posts Available.

No more pages to load.