Datangi Kejati dan Polda Maluku Mahasiswa Unpatti Desak Usut Dugaan Gratifikasi Rp26 M Saat Pemilihan Rektor

oleh -220 views

Porostimur.com, Ambon – Sejumlah mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Unpatti menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Senin sore (13/11/2023).

Mahasiswa mendesak Kejati Maluku segera mengusut dugaan “money politik” dan gratifikasi dalam pemilihan Rektor Unpatti Ambon yang berlangsung pada 7 November 2023 lalu.

“Kami minta Kejati Maluku dan Polda Maluku segera mengusut dugaan money politik dan gratifikasi dalam proses pemilihan Rektor Unpatti,” teriak koordinator aksi Amidan Rumbouw dalam orasinya.

Dalam aksi demo itu mahasiswa menuding proses pemilihan Rektor Unpatti sarat dengan politik uang.

Mereka menduga calon Rektor terpilih Prof Fredy Leiwakabessy yang juga Pembantu Rektor I bersama pendukungnya
telah menggunakan uang senilai Rp26 miliar untuk menyuap sejumlah pihak guna memenangkan pemilihan rektor.

Baca Juga  Datangi Kantor Kemensos, Korban Kerusuhan Maluku 1999 Minta Percepat Ganti Rugi

Anggaran itu kata mahasiswa diambil dari uang sisa remunerasi para dosen dan pegawai Unpatti yang selama ini disimpan di salah satu bank yang selama ini bekerjasama dengan Unpatti.

Uang yang ditarik dari bank tersebut senilai Rp 20 miliar sementara sisanya Rp 6 miliar dikumpulkan oleh para pendukung calon rektor.

No More Posts Available.

No more pages to load.