Demo Anti-Perang Menggema di AS, Trump Dijuluki Penjahat Perang

oleh -181 views
Demo anti-[erang menggema di AS, Donald Trump dijuluki sebagai penjahat perang. Foto/X/@RudigerRod

Porostimur.com, Washington – Aktivis antiperang turun ke jalan di beberapa kota di AS pada Minggu untuk memprotes keputusan Presiden Donald Trump untuk menggunakan kekuatan militer AS untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Demonstrasi tersebut sebagian besar berlangsung damai, karena massa yang melambaikan spanduk berkumpul sebagai bagian dari protes nasional terkoordinasi yang juga mencakup demonstrasi di Los Angeles, Austin, Boston, Cincinnati, Chicago, Portland, dan Washington, D.C.

Para demonstran berkumpul di Times Square di New York City, membawa spanduk antiperang yang bertuliskan, “Trump adalah Penjahat Perang” dan “Tidak Ada Perang AS-Israel terhadap Iran.”

Melansir News Nation, kerumunan massa juga meneriakkan “Tidak Ada Kejahatan Perang AS” saat mereka berbaris melalui tujuan wisata populer di Midtown Manhattan.

Pendukung Presiden Donald Trump juga berada di lokasi di Times Square, memegang bendera pro-Trump.

Baca Juga  Meski Minim Fasilitas, SMPN 13 Tual Genjot Inovasi dan Ubah Mindset Siswa

Di Chicago, sekitar 100-125 orang muncul untuk memprotes penggunaan kekerasan di Iran.

Seorang demonstran, yang mengidentifikasi dirinya sebagai pengungsi Iran, mengatakan sudah empat hingga lima hari sejak dia berbicara dengan keluarganya di Iran.

Ada seorang pendukung Trump di lokasi yang mengenakan topi MAGA. Ia bertukar beberapa patah kata dengan para demonstran, dengan mengatakan bahwa mereka memiliki informasi yang salah, dan presiden tidak memulai perang dengan Iran karena ia telah berjanji untuk menyingkirkan kemampuan nuklir mereka selama lebih dari 10 tahun.

No More Posts Available.

No more pages to load.