Desak Anies dan Slepet Imin Buyarkan Angan-angan Istana

oleh -427 views
Isa Ansori

Kenaikan harga barang kebutuhan itulah yang kemudian memicu terjadinya pragmatisme masyarakat menjelang pemilu yang akan dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024. Dalam beberapa kesmepatan saya menemui ibu – ibu dan kalangan muda pemilih pertama.

Hal yang saya temui adalah mereka melihat apa yang akan dilakukan oleh pasangan Amin ini bagus, mereka sepakat dengan mahalnya harga sembako itu harus diturunkan, itu artinya harus ada perubahan kebijakan dan salah satunya adalah perubahan kepemimpinan nasional. Namun sayangnya gagasan perubahan yang dianggap bagus itu tergerus oleh pragmatisme masyarakat yang menghadapi persoalan kebutuhan sehari hari, terutama kebutuhan membeli bahan pangan.

Kalangan menengah kebawah lebih memerlukan sesuatu yang bisa menyelesaikan persoalannya saat ini ketimbang hal – hal yang bersifat strategis dan kebijakan yang membutuhkan waktu agak panjang. Mereka sudah terlalu lama menderita akibat kebijakan pangan yang menyengsarakan. Itulah yang membuat mereka banyak tergantung dengan bantuan – bantuan dan pemberian – pemberian yang bersifat langsung dan mereka menjadi transaksional.

Baca Juga  Hadiri Muscab IMM Ambon, Wali Kota Tekankan Kepemimpinan Transformatif dan Kolaboratif

BLT dan Bansos serta politik uang, pemberian langsung uang kepada mereka yang besarannya 100 ribu rupiah, merupakan sebuah karunia yang sangat berarti, apalagi dikalangan pemula, besaran uang itu terasa sangat membantu mereka untuk kebutuhan belajarnya, setidaknya bisa membeli pulsa untuk kebutuhan komunikasi dan belajarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.