Gerakan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah kecamatan hingga masyarakat di tingkat desa diharapkan dapat mengambil peran dalam memastikan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu berjalan optimal.
Melalui pola pendampingan berbasis keluarga tersebut, Dinas P2KB Halmahera Barat mendorong agar intervensi pencegahan stunting tidak hanya bersifat programatik, tetapi benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan di tingkat desa.
(Asirun Salim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










