Ia menilai pemerintah memiliki peran penting dalam pengawasan dan penegakan hukum, perusahaan bertanggung jawab menyediakan teknologi pengolahan air yang tepat dan transparan, sementara masyarakat perlu dilibatkan secara aktif dalam pengawasan lingkungan di lapangan.
“Interaksi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah adalah fondasi utama untuk memastikan keseimbangan antara ekstraksi sumber daya dan kelestarian lingkungan,” katanya.
Sonny optimistis, dengan evaluasi yang konsisten dan pengelolaan berbasis data laboratorium yang akurat, praktik pengelolaan air tambang yang baik dan aman bukan hanya mungkin, tetapi dapat dicapai secara berkelanjutan.
“Jika ketiga pilar ini berjalan selaras, maka pengelolaan air tambang yang bertanggung jawab bukan sekadar wacana, melainkan realitas,” pungkasnya. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









