Dinsos Ambon Tangani ODGJ, Sebagian Dipulangkan ke Keluarga di Luar Daerah

oleh -17 Dilihat
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon drg. Wendy Pelupessy, M.Kes, mengatakan sejumlah ODGJ yang sebelumnya ditemukan di Kota Ambon telah selesai menjalani perawatan dan berhasil dikembalikan kepada keluarganya.

Dinsos pun terus melakukan penelusuran serta koordinasi untuk mencari jalan keluar bagi ED maupun ODGJ lain yang menghadapi persoalan serupa.

Rumah Singgah Masih Jadi Kebutuhan

Penanganan ODGJ yang belum memiliki keluarga penerima atau masih dalam proses penelusuran keluarga kembali memperlihatkan pentingnya fasilitas penampungan sementara di Kota Ambon.

Rumah singgah dapat menjadi tempat transit bagi ODGJ setelah mendapatkan perawatan, sebelum dipulangkan atau direunifikasi dengan keluarga.

Fasilitas tersebut juga dapat membantu pemerintah melakukan pendataan, asesmen dan pendampingan secara lebih terarah.

Selama ini, ketika ODGJ selesai mendapatkan perawatan tetapi belum dapat dipulangkan, pemerintah menghadapi keterbatasan ruang untuk memberikan penanganan lanjutan.

Karena itu, persoalan ODGJ membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial, fasilitas kesehatan, Satpol PP, pemerintah desa atau kelurahan, pemerintah daerah asal hingga keluarga.

Baca Juga  Sikapi Temuan BPK, GMANI Minta Bupati SBB Copot Sekda Alvin Tuasuun

Bagi Dinsos Ambon, tujuan akhirnya bukan sekadar mengurangi keberadaan ODGJ di ruang publik, melainkan memastikan mereka memperoleh perawatan, perlindungan dan kembali ke lingkungan keluarga ketika kondisinya memungkinkan.

Kasus RA dan ML menjadi contoh bahwa proses tersebut dapat berujung pada reunifikasi. Sementara kasus ED menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah ketika keluarga belum siap atau menolak menerima kembali.

No More Posts Available.

No more pages to load.