Yang mengejutkan kemudian adalah kepanikan dan respons itu justru datang dari Tim paslon 2. Bukan dari Presiden, MK, KPU, Bawaslu, dan lain-lain yang menjadi objek di film itu. Hal yang semakin menguatkan bahwa paslon no 2 hanya ingin berkuasa. Tidak ada keinginan untuk menjaga integritàs pemilu. Bukankah film ini bertujuan menjaga integritàs pemilu, demokrasi dan insitusi kenegaraan?
Wallahu a’lam!
JFK New York, 12 Februari 2024










