Dirut RSUD Kepulauan Sula Diduga Hindari Wartawan

Porostimur.com | Sanana: Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Propinsi Maluku Utara (Malut) Irfan Sangadji terkesan menghinghindari awak media

Hal ini terlihat saat beberapa awak media ingin melalukan wawacara terkait anggaran Pengadaan obat obatan di RSUD Sanana, Rabu (23/10/2019).

Saat di konfirmasi oleh wartawan terkait keberadaan atasannya, tiga orang pegawai yang berada di rumah sakit tersebut memberikan jawaban yang berbeda.

Seorang pegawai dengan seragam serba putih menyampaikan Pak Dirut berada di ruangannya dan mempersilahkan wartawan untuk menunggu sejenak.

Sementara itu salah satu pegawai dengan seragam cokelat menyampaikan Dirut ada kegiatan di Jakarta.

Lama menunggu, awak media lalu berkeliling di RSUD dan sempat bertemu dengan beberapa orang yang kenal dekat dengan dengan Dirut Irvan sangadji.

Salah seorang keluarga pasien saat di temui di depan Ruang UGD menyampaikan pada kami “antua (pak irfan sangaji) baru bajalan kadara tu,” katanya dalam dialek Melayu Sanana.

Untuk di ketahui anggaran pengadaan obat obatan senilai Rp.2.501.670.168. Namun banyaknya anggaran tidak berbanding lurus dengan obat yang tersedia. (if)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: