Disdik terkesan hanya peduli sekolah dalam wilayah Kota Ambon

oleh -4 views

@Porostimur.com | Ambon : Usai sudah sepekan penyelenggaraan Ujian Nasional untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Kejuruan (SMK) maupun sederajatnya.

Sayangnya, penyelenggaraan UNBK dan UNKP ini, menyisakan sebuah kisah pilu bagi jajaran SMA/SMK dan sederajatnya pada Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Pasalnya, tidak satupun pejabat ataupun staf dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Maluku ataupun pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang didelegasikan untuk menyaksikan penyelenggaraan UN pada kecamatan ini.

Apalagi, kewenangan pengelolaan Sma/SMK ini sudah dilimpahkan dari Pemkab Malteng kepada Pemprov Maluku.

Link Banner

Tentu saja hal ini berbeda saat SMA/SMK masih berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), yang selalu mendelegasikan pejabatnya menghadiri pembukaan sampul UN saat dimulainya ujian dimaksud.

Baca Juga  "Amicus Curiae" Megawati

Mirisnya, hanya 1 staf dari Disdik yang ditugaskan membuka sampul UN pada salah satu sekolah saja, sedangkan sekolah lainnya, pembukaan sampul dilakukan oleh masing-masing kepala sekolahnya.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu kepala sekolah (kepsek) yang enggan namanya diungkap, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/4).

”Memang untuk pembukaan sampul Ujian Nasional ini, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku mengutus Kordinator Pengawas (Korwas) Provinsi untuk datang membuka sampul UKNP ini,” ujarnya.