Ditinggal Kabur Sang Istri, Penguasa Dubai Tulis Puisi

oleh -129 views
Link Banner

“Kau pengkhianat, kau telah mengkhianati kepercayaan paling berharga, dan permainanmu telah tersingkap. Hari-hari berbohongmu telah habis dan tak penting lagi apa kita sebelumnya dan siapa kamu sebenarnya.”

@porostimur.com | Dubai: Puisi berjudul “Kau Hidup dan Kau Mati,” di atas, adalah puisi renungan pengkhianatan yang ditulis oleh Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai dan bagian dari orang terkaya di dunia.

Puisi ini adalah puisi penuh amarah yang mencela pengkhianatan istrinya, Putri Haya binti Al Hussein, anak dari Raja Hussein dari Yordania yang kabur dari Uni Emirat Arab (UEA).

Putri Haya melarikan diri ke Eropa dengan putra mereka Zayed (7) dan putri Al Jalila (11).

Tak hanya itu, dia juga kabur dengan membawa uang £31 juta atau setara Rp 555 miliar.

Baca Juga  Berkas Perkara Tiga Pimpinan FKM/RMS di Kota Ambon Dinyatakan Lengkap

Dilansir dari The Daily Beast, diyakini bahwa Haya awalnya mencari suaka di Jerman.

Sumber-sumber media juga mengatakan, permohonannya telah disetujui secara prinsipal.

Namun, dia juga dikatakan mencari perlindungan di Inggris dan menyatakan lebih suka tinggal di London.

Putri Haya saat ini dikabarkan tengah berada di lokasi rahasia.

Puisi tersebut disinyalir menjadi ungkapan hati sekaligus sindiran yang ditujukan kepada istrinya.

Kabarnya, Syekh Mohammed didorong oleh putra sulungnya untuk menulis puisi.

Putranya ini adalah anak dari pernikahannya dengan istri pertamanya yang dilaporkan memiliki rasa permusuhan yang besar terhadap Haya.

Hal itu karena Syekh Mohammed meninggalkan istri terdahulunya ketika dia menikahi Haya.

Syekh Mohammed memiliki setidaknya lima dan atau 7 istri dan mengakui 23 anak.

Baca Juga  Polres Kepulauan Aru Bagikan Sembako Kepada Anak Panti Asuhan

Sementara tidak ada lagi harapan bagi rumah tangganya ini, Syekh Mohammed akan mengusahakan perceraian sipil dengan Haya tanpa usaha untuk membawanya pulang ke UEA. (red)