Porostimur.com, Ambon – Pattimura Creative merupakan crew foto yang dipercayakan oleh pihak Universitas Pattimura untuk mengabadikan momen para wisudawan dan wisudawatinya, namun keterlambatan kinerjanya membuat beberapa mahasiswa kecewa dan harus bersabar untuk mendapatkan hasil foto di momen yang diimpikan oleh para wisudawan itu.
Atas keterlambatan tersebut ada beberapa mahasiswa yang mulai berasumsi adanya penggelapan uang milik para wisudawan.
Menyikapi sinyalemen tersebut, Direktur Pattimura Creative Erik Marsel, kepada jurnalis porostimur.com, mengatakan bahwa semua foto yang diambil dari periode September sampai Desember sudah ada, namun masih dalam proses, karena ada ribuan foto yang ditangani dan hanya dikerjakan oleh dua orang saja sehingga mengakibatkan keterlambatan.
“Kita tidak melakukan korupsi atau penggelapan uang, bahkan kita mengorbankan uang pribadi untuk menutupi kerugian karena pada periode April kita kecolongan ada mahasiswa yang mengambil foto namun tidak membayar,” ujarnya, Rabu (1/3/2023).
Erik menambahkan bahwa Pattimura Creative hanya bertanggungjawab dalam pengambilan gambar dan pengeditan setelah foto dicetak dipercetakan kemudian diserahkan kepada Unpatti Press dan foto yang ditangani oleh Pattimura Creative pada periode September sebanyak 17.830 dan pada Periode Desember sebanyak 23.450 foto.










