Kendati warga yang baru terdaftar berkisar 500-san, Rukua menjabarkan, pengobatan gratis ini mestinya dimanfaatkan oleh masyarakat kalau perlu pasien yang hendak melakukan pengobatan mencapai ribuan, mengingat, waktu pengobatan yang akan dilaksanakan tergantung pasien.
“Waktu pengobatan bisa sampai sepuluh hari, jika masyarakat yang hendak berobat mencapai ribuan,” tukas Rukua.
“Pengobatan gratis akan dilaksanakan di atas kapal, karena semua fasilitas pengobatan seperti ruangan dan lain sebagainya sudah tersedia, jadi bagi warga yang belum mendaftar, tanggal 26 26 Mei bisa datang di pelabuhan Kapal Very Dusun Aman Jaya Desa Luhutuban,” imbuhnya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten SBB Hastu Tuharea, yang dikonfirmasi via telepon mengatakan, RS Apung akan melakukan pengobatan gratis di Pulau Manipa, yang fokusnya bagi masyarakat Pulau Kelang dan Buano, serta masyarakat dataran Kecamatan Waesala,” katanya.
Tuharea bilang, pengobatan gratis ini, bukan program pemerintah, namun program dr. Le Dharmawan yang merupakan kegiatan sosial bagi masyarakat.
“Namun sebagai pemerintah daerah, kita diwajibkan untuk mensupportnya, karena kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan
Tuharea berharap, warga khususnya yang ada pada Pulau Manipa, Kelang dan Buano, untuk manfaatkan pengobatan gratis ini secara baik, karena kegiatan ini tidak berjalan setiap tahun, namun tergantung pada waktu dan kesempatan.




