Donald Trump dan Merosotnya Peradaban Amerika

oleh -12 Dilihat

Dari perspektif akademik, Donald Trump bukan sekadar figur kontroversial, tetapi gejala struktural kemunduran peradaban politik Amerika. Kebijakan luar negeri unilateral, pembenaran kekerasan geopolitik, relasi ideologis dengan Zionisme politik, serta krisis etika personal menunjukkan gejala ini.

Sebagaimana dikemukakan Ikenberry (2020), “Bahaya terbesar bagi Amerika bukanlah musuh eksternal, melainkan runtuhnya komitmen internal terhadap norma yang membesarkannya.”

Pakar politik internasional, Amien Rais menyatakan,“Amerika negara adidaya, membabi buta membela kebengisan Israel. Bahkan di masa Presiden Donald Trump kepentingan Israel dijadikan bagian dari kebijakan nasional Amerika.”

Lebih jauh Amien menyatakan,“ “Trump sebagai presiden terburuk sepanjang sejarah AS, mengutip pandangan sejumlah sejarawan dan jurnalis yang menilai kepemimpinannya sebagai berdarah dingin dan sosiopatik (suka berbohong dan tidak peduli orang lain).“

Walhasil, invasi Trump ke Venezuela itu mengingatkan banyak orang dengan invasi yang dilakukan Presiden George W Bush ke Irak pada tahun 2003. Ada beberapa kesamaan keduanya. Pertama, sama-sama menjalankan politik imperialis Amerika. Kedua, sama-sama ditopang Kristen Evangelis (Kristen pro Zionis) garis keras. Ketiga, memicu instabilitas global.

No More Posts Available.

No more pages to load.