Donald Trump dan Merosotnya Peradaban Amerika

oleh -174 views

Dalam teori hubungan internasional, imperialisme didefinisikan sebagai upaya negara kuat mengendalikan negara lain melalui kekuatan militer, ekonomi, atau politik tanpa persetujuan rakyat negara tersebut.

Sementara itu, Levitsky dan Ziblatt (2018) menekankan bahwa kemunduran demokrasi sering terjadi bukan melalui kudeta, tetapi melalui pemimpin terpilih yang melemahkan institusi, merendahkan hukum, dan mempersonalisasi kekuasaan.

Donald John Trump lahir di New York pada 1946, dibesarkan dalam keluarga pengusaha real estat. Sebelum terjun ke politik, ia dikenal sebagai figur bisnis dan selebritas media. Namun, rekam jejak personal Trump menimbulkan perhatian serius dalam kajian etika kepemimpinan.

Trump menghadapi puluhan tuduhan perilaku seksual tidak pantas dan dinilai oleh banyak pemeriksa fakta sebagai presiden dengan tingkat pernyataan tidak benar tertinggi dalam sejarah modern AS. Bukti-bukti foto Trump berhubungan bebas dengan banyak wanita berseliweran di internet (kasus Epstein).

Menurut psikolog politik Dan McAdams (2020), Trump menunjukkan ciri narcissistic leadership, yakni kepemimpinan yang berpusat pada ego, dominasi, dan kebutuhan pengakuan, yang secara empiris berkorelasi dengan kebijakan konfrontatif dan merusak norma.

No More Posts Available.

No more pages to load.